Kembangkan ModeL WBL-T, Dosen Pendidikan Teknik Otomotif UMP Lulus Doktor

Dosen Pendidikan teknik otomotif FKIP UM Purworejo Suyitno, MPd berhasil mempertahankan desertasinya di hadapan penguji saat ujian promosi doktor pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jumat (16/6) di kampus Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Dibimbing promotor Prof Pardjono, PhD dan Prof Dr Hermianto Sofyan, Bapak dari 1 anak ini lulus doktor dengan predikat sangat memuaskan dengan waktu masa studi 45 bulan.
“Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan otomotif merupakan salah satu pendidikan kejuruan yang memegang peran untuk meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan. Jurusan otomotif ini merupakan jurusan yang cukup banyak diminati oleh siswa. Teknologi otomotif diduga akan selalu berkembang untuk mempermudah proses kegiatan dalam kehidupan,”ujar Suyitno.
Berdasarkan hasil studi awal yang dilakukan pada praktik kerja industri pada beberapa bengkel mobil di Yogyakarta menggambarkan bahwa: (1) SMK kurang serius dalam melakukan kerja sama dengan Dunia Usaha/Dunia Industri, guru datang ke industri hanya dalam rangka kebutuhan praktik kerja industri, itu pun hanya terbatas pada penyerahan dan penarikan siswa praktik kerja industri ; (2) dukungan pihak industri belum optimal karena dengan adanya siswa praktik kerja industri dirasa hanya sekadar memenuhi kewajiban kurikulum sekolah sehingga pembimbingan di industri juga tidak terstruktur.
Melihat kondisi diatas, Suyitno, dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo melakukan penelitian dengan judul “Pengembangan Model Work-Based Learning Terintegrasi (WBL-T) Kompetensi Teknik Kendaraan Ringan SMK”. Berdasarkan hasil temuannya, untuk mengembangkan model work-based learning terintegrasi (WBL-T) kompetensi teknik kendaraan ringan SMK, guru dan instruktur dan industri harus bersama-sama mengintegrasikan waktu, instruktur, tempat, program, pemilihan tempat, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), aturan dan evaluasi.
Berdasarkan hasil analisis data penelitian didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan model WBL-T dan PI dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK Program Keahlian Teknik Otomotif. Mengingat kelompok WBL-T secara umum memiliki rerata lebih baik daripada model konvensional maka didapatkan temuan bahwa model WBL-T lebih efektif dibanding PI dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK Program Keahlian Teknik Otomotif.
“Harapannya model WBL-T dapat selalu diaplikasikan di SMK khususnya otomotif untuk dijadikan model ketika akan melakukan praktik kerja industri. Dia juga berharap SMK tidak hanya sekedar melakukan rutinitas program praktik kerja industri. Namun, lebih dari itu dengan mengedepankan proses dan hasilnya,”ungkap Suyitno.
Turut hadir Drs H Supriyono, MPd, Rektor UMP beserta Wakil Rektor 1, 2 dan 3, serta dosen lainnya pada saat ujian. “Semoga dengan bertambahnya Doktor di UMP menjadikan UMP semakin lebih baik dan maju khusunya dalam bidang akademik dan semakin menambah kepercayaan masyarakat terhadap eksistensi UMP di kawasan purworejo dan sekitaranya,”harap Drs H Supriyono, MPd. Rektor UMP. (Akhmad Musdani)