Go Internasional, PTO UMP Jalin Kerja Sama Strategis dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
KUALA LUMPUR – Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo memperluas jejaring global melalui kerja sama internasional dengan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Implementation Agreement yang berlangsung pada 20 Mei 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Ketua Program Studi, Dwi Jatmoko, M.Pd., dan Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Friny Napasti, M.Pd.. Kesepakatan tersebut mencakup berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dwi Jatmoko menjelaskan bahwa kerja sama ini akan diimplementasikan melalui sejumlah kegiatan, seperti kuliah tamu, praktik pengalaman lapangan (PLP), workshop, hingga program KKN internasional.
“Kerja sama ini mencakup pelaksanaan kuliah tamu, PLP, workshop, dan KKN internasional,” ujarnya.
Selain itu, melalui program kolaborasi tersebut, kedua institusi juga akan bersinergi dalam pengembangan pembelajaran, peningkatan motivasi siswa, serta pelaksanaan berbagai kegiatan akademik yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pihak. Secara tidak langsung, hal ini menunjukkan adanya upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis praktik dan pengalaman lintas negara.
Dalam kesempatan tersebut, Dwi Jatmoko juga berperan sebagai dosen tamu dengan menyampaikan materi terkait kewirausahaan dan kepemimpinan kepada siswa di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi awal kerja sama yang telah disepakati.
Sementara itu, dosen PTO UMP, Dr. Suyitno, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam membangun kemitraan internasional di bidang teknologi pendidikan dan pembelajaran.
Ia menuturkan bahwa kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antar lembaga dalam pengembangan pendidikan vokasi.
Lebih lanjut, Dwi Jatmoko berharap kolaborasi ini dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan kurikulum serta membuka peluang implementasi program internasional bagi mahasiswa dan dosen.
“Dari SIKL juga siap menerima PLP dan KKN internasional dari UMPWR dalam waktu yang disepakati,” ungkapnya.
Kerja sama yang direncanakan berlangsung hingga tahun 2025 ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi kedua institusi, baik dalam pengembangan akademik maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan vokasi.