Inovasi Ramah Lingkungan, PTO UMP Ciptakan Motor Listrik Tenaga Surya untuk Mahasiswa Difabel

PURWOREJO – Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Muhammadiyah Purworejo menghadirkan inovasi kendaraan ramah lingkungan berupa sepeda motor listrik roda tiga berbasis tenaga surya yang ditujukan untuk mendukung mobilitas mahasiswa difabel di lingkungan kampus.

Inovasi tersebut merupakan hasil pengembangan tim dosen dan mahasiswa yang didanai melalui program hibah Bantuan Inovasi Pembelajaran dan Teknologi Bantu tahun 2024 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

Ketua tim inovasi, Dwi Jatmoko, M.Pd., menjelaskan bahwa motor listrik ini dirancang dengan mempertimbangkan aspek kemudahan penggunaan serta keberlanjutan energi. Sosialisasi penggunaan kendaraan tersebut telah dilaksanakan pada 20 Agustus 2024 dan melibatkan mahasiswa difabel yang tergabung dalam komunitas kampus.

“Motor listrik berbasis sel surya ini sangat ramah lingkungan dan diharapkan dapat membantu serta mempermudah mobilitas mahasiswa difabel di lingkungan kampus,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim juga memaparkan berbagai fitur kendaraan serta tata cara penggunaannya. Secara tidak langsung, Dwi menyampaikan bahwa pengembangan inovasi ini masih terbuka terhadap berbagai masukan guna meningkatkan kenyamanan dan efektivitas penggunaan di masa mendatang.

Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo, Teguh Wibowo, turut memberikan apresiasi atas inovasi yang dihasilkan. Ia menilai bahwa produk tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung inklusivitas di lingkungan pendidikan.

Ia berharap motor listrik tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang aktivitas mahasiswa difabel di kampus serta menjadi awal dari lahirnya inovasi-inovasi serupa di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Keluarga Mahasiswa Difabel (Kamadifa), Ari Kistanto, menyampaikan bahwa keberadaan kendaraan tersebut sangat membantu mobilitas mahasiswa difabel. Ia juga mengapresiasi perhatian kampus dalam menghadirkan fasilitas yang mendukung kebutuhan mereka.

Secara keseluruhan, inovasi motor listrik berbasis tenaga surya ini tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan teknologi pembelajaran, tetapi juga mencerminkan komitmen kampus dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.