Membangun SDM Otomotif Unggul, Prodi PTO UMPWR Gelar Kunjungan Akademik ke GIIAS 2026 dan BBPPMPV BMTI Bandung

Bandung, 3–6 Agustus 2026 – Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) menyelenggarakan kunjungan akademik selama empat hari ke Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI) Bandung. Kegiatan ini diikuti oleh 52 mahasiswa yang didampingi 5 dosen sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) untuk memperkuat kompetensi mahasiswa di bidang otomotif.

Di GIIAS 2026, mahasiswa memperoleh kesempatan mengamati secara langsung perkembangan teknologi otomotif terkini, mulai dari kendaraan listrik, sistem keselamatan, digitalisasi kendaraan, hingga inovasi manufaktur yang menjadi arah perkembangan industri otomotif global. Interaksi dengan berbagai produsen otomotif memberikan wawasan mengenai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja, sekaligus memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap dinamika industri yang terus berkembang.

Kunjungan dilanjutkan ke BBPPMPV BMTI Bandung, tempat mahasiswa mempelajari berbagai fasilitas pendidikan vokasi, laboratorium otomotif, laboratorium CNC, media pembelajaran, serta berbagai trainer yang digunakan dalam pengembangan kompetensi peserta didik. Mahasiswa juga berdiskusi dengan narasumber mengenai pengembangan pembelajaran vokasi berbasis teknologi, serta berkesempatan mencoba kendaraan listrik yang tersedia di lingkungan BBPPMPV BMTI sebagai bentuk pengenalan terhadap teknologi otomotif masa depan.

Ketua Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif UMPWR, Dwi Jatmoko, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan belajar di luar kampus seperti ini merupakan investasi penting dalam membangun sumber daya manusia vokasi yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri. Menurutnya, pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata yang mampu menghubungkan teori dengan praktik di lapangan.

"Pendidikan vokasi akan melahirkan lulusan yang unggul ketika mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar langsung dari industri dan lembaga pengembangan kompetensi. Pengalaman adalah guru terbaik yang membentuk keterampilan, karakter, dan profesionalisme," ungkap Dwi Jatmoko.

Beliau berharap kegiatan kunjungan akademik ke GIIAS dan BBPPMPV BMTI dapat menjadi agenda tahunan Program Studi PTO UMPWR. Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta lembaga pengembangan pendidikan vokasi diharapkan semakin kuat sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran otomotif yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Kunjungan akademik ini menjadi bukti komitmen Prodi PTO UMPWR dalam menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, inovatif, dan berorientasi pada masa depan. Dengan mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan perkembangan teknologi otomotif dan ekosistem pendidikan vokasi nasional, diharapkan lahir lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan luas, semangat belajar sepanjang hayat, serta kesiapan untuk berkontribusi dalam kemajuan industri otomotif Indonesia.